Printer yang digunakan sehari-hari terkadang mengalami masalah seperti kertas macet atau berhenti begitu saja sepert hank-nya komputer. Masalah ini bisa muncul dengan beberapa sebab seperti tidak pernah diservice atau digunakan secara terus menerus tanpa berhenti. Selain itu masalah juga dapat muncul di printer Anda bila Anda tidak benar dalam pengoperasiannya, sehingga membuatnya tak bisa digunakan. Pada kesempatan kali ini, Anda akan mengetahui bagaimana cara reset printer khususnya untuk printer Epson L210. Printer ini terbilang sangat umum dipakai oleh khalayak dan menjadi printer yang sangat cocok dipakai untuk kebutuhan personal hingga kantor skala menengah. Mari kita mulai dari cara manual.

Cara Reset Printer

Bila printer tersebut tiba-tiba hank, maka langkah yang dapat Anda ambil adalah mencabut power selama kurang lebih 5 menit. Kemudian nyalakan kembali dengan menekan tombol power dan tahan tombol dengan logo tinta selama kurang lebih 5 detik, lalu lepas. Lakukan lagi hal yang sama selama kurang lebih 3 detik, lalu lepaskan. Bila tidak ada masalah yang berarti, maka printer akan dapat digunakan setelah itu dan artinya cara reset printer secara manual ini berhasil. Cara ini dapat Anda lakukan pada Epson seri lain seperti L300, L350, L110, dan L355. Namun bila cara ini tidak berhasil, maka Anda perlu melakukan reset dengan menggunakan software.

Untungnya, software ini gratis dan dapat Anda unduh kapan saja untuk keperluan salah satu cara reset printer Epson. Software tersebut bernama Epson Adjustment Program. Setelah Anda mendownloadnya, maka lakukan ekstrak dan instalasi sebagaimana aplikasi pada umumnya. Setelah terpasang, maka silakan masuk ke software tersebut kemudian pilih printer yang sesuai dengan printer Anda. Dalam hal ini Epson L210. Kemudian Anda akan dihadapkan dengan berbagai pilihan dalam daftar fungsi pengoperasian printer. Pilihlah Waste Ink Pad Counter pada list ‘Maintenance’. Kemudian Anda akan mendapatkan jendela interaksi dari Waste Ink Pad Counter tersebut. Lalu beri tanda centang pada Main Pad Counter. Lalu klik Check.

Bila semua telah Anda lakukan dengan benar, langkah selanjutnya adalah menunggu software tersebut bekerja. Setalah selesai, Anda akan diminta untuk mematikan printer kemudia menghidupkannya kembali. Printer pun dapat Anda gunakan kembali. Namun bila memang belum bisa bekerja, bisa jadi itu menandakan adanya masalah berat pada printer Anda. Maka langkah terbaik adalah dengan membawanya ke service center terdekat di kota Anda. Sangat disarankan untuk memilih service center resmi untuk menghindari masalah yang lebih berat. Untuk menghindari masalah yang sama, disarankan untuk melakukan perawatan dan service secara berkala agar printer tetap dalam performa baik. Demikian cara reset printer secara manual maupun dengan software khusus. Sumber Solusi Printer